April 12th, 2017 by Gunawan Syamsul

Apa itu diabetes inspidus? Barangkali kata itu masih asing di telinga kita. diabetes inspidus merupakan suatu penyakit kekurangan hormon antideuretik. Hormon itu bekerja di ginjal manusia sebagai pengatur kadar urin didalam tubuh. Jika muncul gangguan pada ginjal dengan hormon antidueretik akan menjadikan produksi urin berlebih. Hingga kita bakal sering mengalami rasa haus karena terlalu sering cairan yang keluar didalam tubuh. Diabetes inspidus beda dengan diabetes militus, untuk diabetes inspidus penderita tak mengalami kelebihan kandungan gula didalam darah seperti pada penderita penyakit diabetes militus.

Gejala Diabetes Inspidus
Gejala pertama diabetes inspidus kadang tak kita sadari. Gejala ini timbul dengan perlahan dan bisa menginvasi siapa saja tak memandang umur serta jenis kelamin. Gejala yang bisa dilihat ialah rasa haus berlebihan meskipun keadaan cuaca sedang dingin. Ini bisa disadari dengan mencermati kadar urin yang dikeluarkan setiap harinya. Jika urin yang dikeluarkan mencapai 5 hingga 10 liter, itu bisa jadi gejala awal kita menderita diabetes inspidus. Disamping itu kita bakal sering mengalami rasa haus berlebihan. Terhadap anak-anak seringkali terdapat gejala demam, nafsu makan menurun, pertumbuhan terhambat dan lainnya.

Jika tubuh kita sering mendapati gejala yang disebutkan diatas. Sebaiknya kita merintis untuk langsung menjalankan pemeriksaan di laboratorium. Pemeriksaan itu digunakan tuk mengetahui kandungan elektrolit didalam tubuh. Disamping itu pemeriksaan ini pun digunakan tuk mengetahui penyebab dari diabetes inspidus, apa disebabkan oleh kecacatan ginjal didalam memproduksi hormon ADH, cacat pada respon ginjal kepada hormone ADH, maupun dikarenakan asupan cairan berlebih. Tidak cuma ini, pemeriksaan ini pun akan mengetahui berat urin. Bila kita terkena gejala diabetes inspidus berat urin bakal melebihi normal sebab terlalu sering tahan buang air kecil.

Cara Mengobati. Ada 2 jenis penyakit diabetes inspidus yakni diabetes inspidus sentral serta diabetes inpsidus netrogenik. Diabetes setralis merupakan penyakit diabetes inspidus yang diakibatkan kurangnya produksi hormon antideuretik kepada ginjal. Sementara diabetes inpsidus netrogenik merupakan penyakit diabetes inspidus yang diakibatkan ginjal yang tak bisa merespon dengan baik hormon antideuretik yang menyebabkan urin encer. Hingga produksi urin pasti berlebih. Setiap jenis memiliki cara pengobatan berbeda-beda. Untuk penyakit diabetes inspidus sentaralis memakai terapi replacement tuk mengatur hormon ADH kepada tubuh. Sementara tuk jenis diabetes inspidus nitregenik memakai terapi cairan intake. Disamping itu juga uji test obat yang bisa memperngaruhi saraf kepada ginjal tersebut.

Cara Mencegah. Ada sebagian cara yang bisa kita lakukan tuk mencegah penyakit diabetes inspidus diantaranya olahraga teratur. Olahraga bisa membuat tubuh kita lebih sehat hingga ginjal kita pun pasti tetap sehat serta produksi hormon ADH selalu normal. Berikutnya istirahat yang cukup juga kurangi begadang. Pada saat kita suka begadang kerja ginjal menjadi tak normal. Disamping itu juga hindari perasaan stress, terutama bila kita kerap mengkonsumsi obat penenang maupun obat tidur. Kelewat banyak mengkonsumsi obat bakal membuat kerja ginjal jadi kurang baik. Ginjal akan mendapati gangguan dalam memproduksi hormon ADH. Hingga kita mengalami penyakit diabetes isnpidus sedikit baik kita mencegahnya lebih dulu. Atur pola makan dan hidup sehat. Akan menjadikan tubuh dan stamina lebih kuat. Tubuh yang sehat tak akan terserang penyakit berbahaya. Bila penyakit ini sudah parah, kita harus melakukan penyuntikan seperti perangsang produksi hormon antideuretik. Hingga produksi urin didalam tubuh bisa terjaga.

Posted in Sehat Bersama Tagged with: